You are here
Home > 2017 > Desember

Umdatul Fiqih [0] – Muqaddimah

Kitab ‘Umdatul Fiqhi ‘ala Madzhab Al-Imam Ahmad bin Hanbal merupakan kitab untuk para pemula dalam mempelajari fiqih Hanabilah. Kitab ini berisi permasalahan-permasalahan fiqih menurut satu pendapat dalam Madzhab Hanbali. Dalam kitab ini, Al-Muwaffaq Al-Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullahu tidak menyebutkan banyak dalil, tetapi hanya menyebutkan beberapa dalil saja. Diharapkan, orang

Tafsir Surat Al-Mâ’ûn

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ , فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ , وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ , فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ , الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ , الَّذِينَ هُمْ  يُرَاءُونَ , وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka

10 Pembatal Keislaman

اعْلَمْ أَنَّ مِنْ أَعْظَمِ نَوَاقِضِ الإِسْلَامِ عَشَرَة الأَوَّلُ: الشِّرْكُ فِي عِبَادَةِ اللهِ، وَالدَلِيلُ قَوْلُ اللَّهِ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاء وَمِنْهُ الذَّبْحُ لِغَيْرِ اللهِ، كَمَنْ يَذْبَحُ لِلْجِنِّ أَوْ لِلْقَبْرِ Ketahuilah bahwa termasuk pembatal keislaman terbesar ada 10 yaitu: Pertama: syirik dalam beribadah kepada-Nya. Dalilnya adalah

4 Prinsip Mengetahui Kesyirikan

أسْأَلُ اللهَ الْكَرِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَتَوَلاكَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَأَنْ يَجْعَلَكَ مُبَارَكًا أَيْنَمَا كُنْتَ، وَأَنْ يَجْعَلَكَ مِمَّنْ إِذَا أُعْطِيَ شَكَرَ، وَإِذَا ابْتُلِيَ صَبَرَ، وَإِذَا أذَنبَ اسْتَغْفَرَ. فَإِنَّ هَؤُلاءِ الثَّلاثُ عُنْوَانُ السَّعَادَةِ. Aku memohon kepada Allah yang Mahamulia Rabb ‘Arsy yang agung semoga Dia menjagamu di dunia dan di akhirat

3 Prinsip dalam Beragama

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم Empat Kewajiban Setiap Muslim Ketahuilah –semoga Allah merahmatimu– bahwa wajib bagi kita mempelajari empat hal: Pertama: ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya, dan mengenal agama Islam disertai dalil-dalinya. Kedua: mengamalkannya. Ketiga: mendakwahkannya. Keempat: sabar atas gangguan dalam melaksanakannya. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,  وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلَّا الَّذِينَ

Top