You are here
Home > Manajemen Pendidikan > Pengertian Manajemen Pada Umumnya

Pengertian Manajemen Pada Umumnya

Seseorang yang mengamati berbagai peradaban akan mengetahui bahwa semua peradaban tidak ada yang mencapai puncak kejayaannya, melainkan setelah adanya pengorbanan tenaga dan upaya yang besar dari seluruh pendukungnya. Semua pengorbanan berupa tenaga dan upaya tersebut hanya akan sia-sia dan tidak akan mencapai tujuan jika tanpa kontrol. Dalam kaitan ini Sulaiman al-Haqili berkata, “Sejak Allah Subhânahu wa Ta’âla menciptakan manusia di muka bumi ini manusia telah berupaya untuk menetapkan tatanan kehidupannya dengan tujuan agar dapat mrncapai kebahagiaan bagi dirinya. Untuk mencapai kebahagiaan tersebut, manusia harus melakukan kerja sama dengan orang lain dalam lingkungan tempat tinggalnya. Kerja sama tersebut tiada lain adalah suatu kegiatan yang wajib dilakukan oleh setiap manusia di segala aspek kehidupan, baik yang berada dalam kelompok masyarakat yang besar maupun dalam kelompok masyarakat yang kecil. Sebagaimana Allah Subhânahu wa Ta’âla telah memberi kemampuan pada setiap manusia yang diciptakannya untuk untuk menata kehidupannya dengan gaya yang memungkinkan dirinya dapat hidup di zamannya dan sesuai dengan berbagai kemampuan dasarnya.”

Muhammad al-Balihisyi menambahkan, “Meskipun pola kehidupan masyarakat berkembang dengan sangat pesat, tidak ada keinginan agar manajemen yang berkembang di masyrakat tersebut berkembang dengan kesia-siaan. Namun, harus ada pengorganisasian dalam segala kegiatan di dalamnya karena kesejahteraan manusia tidak akan terwujud jika di dalam masyarakat terlalu sering terjadi perubahan yang cepat dan perkembangan yang terlalu pesat. Selain itu, tidak adanya manajemen yang memberikan andil berupa perencanaan dan pengorganisasian berbagai perubahan dan perkembangan yang nantinya dapat menghasilkan kesuksesan di dalam masyarakat yang dimaksud.

Dari uraian di atas jelaslah bagi kita bahwa manajemen itu laksana jantung yang selalu menyodorkan semangat kepada seluruh anggota masyarakat. Manajemenlah yang membuat berbagai perencanaan dan pengorganisasain di dalam berbagai yayasan yang ada di setiap masyarakat. Manajemen mengeksploitasi seluruh sumber daya di dalam suatu yayasan demi mewujudkan tujuan-tujuannya dalam rangka membantu seluruh anggota masyarakat.

Semua pakar manajemen belum merumuskan sebuahn definisi yang utuh dan paripurna yang dapat disepakati. Hal itu disebabkan oleh karena setiap merek mendefinisikan manajemen sesuai dengan spesialisasi dan profesi yang mereka geluti, maka dari itu kita temunakan berbagai definisi manajemen.

Ahmad Assaf mengatakan, “Tailor mendefinisikan,

Manajemen adalah pengetahuan yang benar tentang apa yang akan dilakukan oleh individu-individu sehingga mereka yakin bahwa mereka dapat melaksanakannya dengan cara tebaik dan biaya termurah.’”

Sulaiman al-Haqil mengatakan, “Fayoll mendefinisikan,

Manajemen adalah pemahaman, perencanaan, pengorganisasian, penggerekan, pengkondisianm dan kontrol.’”

Shalah Musthafa menukil definisi dari Donlad Klo sebagai berikut,

Manajemen adalah seni memimpin dan mengarahkan sekelompok orang menuju suatu kegiatan guna meraih tujuan bersama.”

Berdasarkan berbagai definisi di atas penulis dapat mengetengahkan definisi umum  manajemen sebagai berikut, “Proses pengorganisasian, pengarahan, dan kontrol kekuatan sekelompok orang dalam suatu yayasan demi mewujudkan tujuan-tujuan yayasan tersebut dengan seefektif dan seefisien mungkin.”

Sekalipun para pakar dalam manajemen berbeda pendapat ketika memberikan definisi manajemen pada umumnya, tetapi mereka sepakat dengan unsur-unsur manajemen sebagai berikut,

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pengarahan
  4. Pengontrolan

Manajemen diyakini merupakan kebutuhan pokok dalam setiap masyarakat sebagi sarana mencapai kesejahteraan bagi seluruh anggota masyarakat itu. Manajemen juga memiliki arti penting di bidang pendidikan dan pengajaran. Pendidikan dan pengajaran adalah bidang yang paling penting dalam kehidupan masyarakat terdahulu maupun masyarakat sekarang karena pendidikan dan pengajaran merupakan sumber yang memberi bekal untuk bergerak di bidang-bidang yang lain. Pentingnya manajemen di bidang pendidikan dan pengajaran menjadi sangat jelas karena berupaya untuk mewujudkan tujuan-tujuan proses pendidikan dan pengajaran. Manajemen menyediakan perencanaan yang baik bagi suatu yayasan, menjelaskan tentang pengorganisasian untuk seluruh sumber daya, guna meningkatkan strata proses pengajaran sehingga mereka dapat mencapai kesejahteraan bagi setiap anggota masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian jelas bagi kita apa yang disebut dengan manajemen pendidikan dan nilai pentingnya di tengah-tengah masyarakat.

Sumber: Sekolah Unggulan Bebasis Sirah Nabawiyah karya Nawwâl Ath-Thuwairaqi. Penerbit Darul Falah Jakarta. Hal. 28 – 30.

Nanang Ismail
Seorang guru dan pembelajar. Lulusan S1 Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang, pernah menjadi santri mukim di Ma'had Jamilurrahman Yogyakarta, dan alumni angkatan kedua Ma'had Online Ibnu Qudamah Bandung.
https://abuashim.com

Tinggalkan Balasan

Top
Read previous post:
Hukum Memperolok Wanita Muslimah yang Mengenakan Hijab Syar’i

Pertanyaan: Apa hukum orang yang memperolok-olok wanita muslimah yang mengenakan hijab syar’i yang menutup wajah dan telapak tangannya? Lajnah menjawab:...

Close