You are here
Home > Sastraku > Syair Burung Camar

Syair Burung Camar

Entah apa yang akan kutuliskan, syair kerinduan atau kesepian?
.
Aku bisa saja tak menatap rembulan, tapi aku tak ‘kan mampu untuk terus diam tanpa sang camar yang sedang jauh dari tepian.
.
#syairburungcamar #camar #rindu #rembulan

Di penghujung malam, 15 Rabi’ul Akhir 1439.

Nanang Ismail
Seorang guru dan pembelajar. Lulusan S1 Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang, pernah menjadi santri mukim di Ma'had Jamilurrahman Yogyakarta, dan alumni angkatan kedua Ma'had Online Ibnu Qudamah Bandung.
https://abuashim.com

Tinggalkan Balasan

Top
Read previous post:
Bolehkah Bermadzhab? (Rincian Fatwa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan)

Pertanyaan: Apa hukum bermadzhab? Apakah bermadzhab termasuk perbuatan tercela? Apa hukum menyandarkan diri kepada madzhab tertentu seperti Al-Hambali, Asy-Syafi’i dan...

Close