You are here
Home > WhatsApp > Tiga Hadits Poros Islam

Tiga Hadits Poros Islam

❓ Tahukah Anda bahwa ada tiga hadits Islam itu berporos padanya.

📌 Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahmatullah ‘alaihi menyebutkan ketiga hadits itu, yakni:

1⃣ Hadits tentang niat yang diriwayatkan oleh Amirul Mukminin Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu’ .

إنما الأعمال بالنيات

Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya …”

2⃣ Hadits tentang bid’ah yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin ‘Âisyah radhiallahu ‘anha .

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد

Barangsiapa yang mengada-ada perkara baru dalam urusan kami ini maka ia tertolak .”

3⃣ Hadits tentang halal dan haram yang diriwayatkan oleh Sahabat Nu’man bin Basyir radhiallahu ‘anhu .

إن الحلال بين و إن الحرام بين و بينهما مشتبهات

Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat …”

🍃 Syaikh Shalih bin Abdil Aziz alusy-Syaikh hafizhahullah mengatakan,
“Perkataan di atas merupakan perkataan dari imam Ahlussunnah yang memiliki maksud yang kuat. Sebab yang namanya suatu amalan yang dilakukan oleh seorang mukalaf itu berporos pada melakukan perintah dan menjauhi larangan, inilah perkara halal dan haram. Di antara keduanya ada perkara syubhat.

Barangsiapa yang melakukan perintah dan menjauhi larangan mau tidak mau membutuhkan niat yang ikhlas. Agar niat yang ikhlas ini dapat diterima amalannya maka harus sesuai dengan petunjuk Rasul-Nya tidak boleh berbuat bid’ah.”

📝 Diringkas dan dialihbahasakan secara bebas dari Syarh Arbain Nawawi karya Al-Ma’ali Asy-Syaikh Shalih bin Abdil Aziz alusy-Syaikh. Penerbit Darul Ashimah, Riyadh.

✏ Abu ‘Aashim

Nanang Ismail
Seorang guru dan pembelajar. Lulusan S1 Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang, pernah menjadi santri mukim di Ma'had Jamilurrahman Yogyakarta, dan alumni angkatan kedua Ma'had Online Ibnu Qudamah Bandung.
https://abuashim.com

Tinggalkan Balasan

Top
Read previous post:
Ruqyah Syirik

Jangan terkejut membaca judul tulisan ini. Bacalah hingga tuntas agar tidak salah paham. Jangan sekadar membaca judul kemudian menyimpulkan isi...

Close