You are here
Home > Fiqih Islam > Madzhab Hanbali

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [8]

Saddu Dzarai’ Yaitu melarang suatu hal yang zhahirnya adalah boleh jika hal tersebut menjadi sarana terjadinya hal yang haram. (Lihat: Al-Fatawa al-Kubra, 3/256 dan I’lam al-Muwaqqi’i, 3/135). Dan dasar hukum ini terbangun atas kenyataan bahwa ibrah (yang menjadi pertimbangan) dalam syarat adalah tujuan dan niat, dan bahwa mempertimbangkan konsekuensi dan akibat perbuatan adalah diakui

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [7]

Istishhab Adalah melestarikan penetapan yang telah ditetapkan sebelumnya atau peniadaan apa yang tidak ada sebelumnya. Atau yang dimaksud adalah tetap pada hukum asal dalam hal yang belum diketahui ketetapannya atau ketiadaannya dnegan hukum syar’i. (Lihat: Majmu’ Fatawa, 11/342). Dan istishhab adalah hujjah menurut Imam Ahmad rahimahullahu ketika tidak ada dalil yang berupa nash, atau ijma’,

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [6]

Istihsan Adalah meninggalkan keniscayaan qiyas kepada dalil yang menurut seorang mujtahid lebih kuat darinya; dan jenis istihsan ini diakui oleh Imam Ahmad rahimahullahu karena dalil tersebut menguatkannya. Dan jika ia tidak memiliki sandaran kecuali hawa nafsu, maka ini yang diingkari oleh Imam Ahmad. (Lihat: Al-‘Uddah fi Ushul Fiqih, 4/1604; Raudhatun an-Nadhir, 2/31; dan Ushul Madzhab Imam

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [5]

Qiyas Dan qiyas yang diakui Imam Ahmad rahimahullahu adalah qiyas masalah furu’ pada permasalahan pokok yang ada nashnya jika menyerupainya dalam segala hal, dan disebut dnegan qiyyas ‘illah. Imam Ahmad mengatakan dalam riwayat Al-Hasan bin Hasan: “Qiyas adalah menganalogikan sesuatu kepada hukum pokok jika semisal dengannya dalam segala hal.” (Lihat: Al-Musawwadah, hal. 732). Dan di

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [4]

Mengambil Hadits Mursal dan Lemah sebagai Dalil Jika Tidak Ada Dalil yang Menyanggah Persoalan Tersebut Hadits mursl adalah hadits yang sanad terakhirnya setelah tabi’in terputus. Atau apa yang dinisbatkan olrh tabi’in kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam; di mana seorang tabi’in mengatakan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda”. Dan ini adalah pengertian hadits

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [3]

Fatwa Sahabat Jika Tidak Ada yang Menentangnya Jika Imam Ahmad rahimahullahu menemukan fatwa dari beberapa sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak diketahui ada yang menentangnya, maka ia menggunakannya dan tidak beralih pada yang lain, dan ia mendahulukannya atas pendapat, amal –bisa jadi yang dimaksud di sini ialah amal penduduk Madina–, qiyas, hadits mursal,

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [2]

Ijma’ Yaitu kesepakatan para mujtahid dari umat ini pada masa tertentu atas permasalahan syar’i setelah wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Lihat: Raudhatun Nadhir karya Ibnu Qudamah, 1/423; dan Al-Kaukab Al-Munir, 1/219). Ijma’ adalah salah satu ushul istinbath menurut Imam Ahmad rahimahullahu dan beliau sudah menashkan penggunaannya sebagaimana dinukilkan oleh murid-murid dan

Ushul Istinbath dalam Madzhab Hanbali [1]

Sumber hukum menurut Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullahu secara global adalah sebagai berikut: Nash (Al-Qur’an dan As-Sunnah) Maksudnya ialah nash-nash Al-Qur’anul Karim dan sunnah yang shahih, dan menurut Imam Ahmad rahimahullahu keduanya berada dalam satu urutan dari segi penjelasan hukum syar’i. Meskipun nash-nash Al-Qur’an menurutnya lebih didahulukan daripada nash-nash sunnah dari segi

Silsilah Fiqih Hanbali

Silsilah secara bahasa bermakna lingkaran dan sejenisnya yang tersambung sebagiannya dengan sebagian yang lain. Silsilah juga bermaksud sesuatu yang berturut-turut. [Mu’jamul Wasith, hal. 460]. Maka yang dimaksud dengan silsilah fiqih Hanbali yakni silsilah fiqih yang seluruh rantai sanadnya dari para ulama Hanabilah sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam biografi Syaikh

Kitab Penting dalam Madzhab Hanbali

ما هي أهم الكتب في الفقه الحنبلي؟ وما هو ترتيبها؟ Kitab-kitab apa saja yang paling penting dalam fiqih madzhab Hanbali? Dan apa tingkatannya? الحمد لله، وصلى الله وسلم وبارك على رسول الله، وعلى آله وصحبه أما بعد فإجابة على سؤالك نقول وبالله تعالى التوفيق كتب الفقه في المذاهب تختلف منزلتها باختلاف الغرض منها فهناك كتب

Top